Kupang adalah sejenis satwa laut yang bentuknya mirip dengan kerang, akan tetapi ukurannya sangat kecil, dengan diameter sekitar 2-5 mm, lembut, dan berwarna pucat. Mendengar sebutan Kupang, bagi orang yang tidak tahu akan mengira bahwa masakan ini berkaitan atau berhubungan dengan salah satu kota di Indonesia Timur, yaitu Kupang Nusa Tenggara Timur. Meski namanya sama akan tetapi di antara keduanya tidak ada hubungan sama kecuali masiih sama-sama berada di Tanah Air Indonesia. Apa filosofi dari nama Kupang itu sendiri atau siapa yang memberi nama tersebut adalah hal yang sulit untuk dicari jawabannya. Yang jelas, binatang Kupang adalah salah satu satwa laut yang banyak dijaring oleh para nelayan di pesisir pantai Sidoarjo. Bahkan, ada yang menyebut bahwa Kupang hanya dapat ditemui di Sidoarjo. Di perairan Surabaya atau Pasuruan, yang notebene adalah kota tetangga Sidoarjo, Kupang sulit untuk ditemukan. Untuk itu, dapat dikatakan bahwa Kupang adalah salah satu masakan khas Jawa Timur, lebih tepatnya masakan khas Sidoarjo.
Kupang terdiri dari 2 jenis yaitu Kupang Beras (Corbula faba) dan Kupang Tawon atau yang disebut dengan Kupang Merah (Musculita senhausia). Kupang Merah bentuknya lebih besar dari Kupang Beras, sebesar kacang kedelai dan rasanya lebih enak. Sedangkan Kupang Beras bentuknya sebesar beras, warnanya putih, rasanya lezat dan paling banyak dikonsumsi masyarakat dan untuk pakan udang windu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar